Aplikasi Raport K13 SD Kelas 1-6 Revisi Terbaru

Artikel ini telah direview oleh : Rendi Andika

Sejak diberlakukannya kurikulum 2013 atau K13 membuat dunia pendidikan Indonesia mengalami perubahan yang signifikan.

Kurikulum 2013 menghadirkan sistem penilaian yang berbeda dari kurikulum sebelumnya.

Dalam proses penilaiannya, seorang guru harus memberikan nilai dalam 4 aspek, mulai dari penilaian spiritual (KI-1), penilaian sosial (KI-2), penilaian pengetahuan (KI-3) dan penilaian keterampilan (KI-4).

Adanya K13 menjadikan penilaian siswa menjadi semakin rumit, karena ada beberapa aspek tambahan yang harus dinilai.

Hal ini sering kali membuat Bapak/Ibu guru mengalami kesulitan untuk menentukan nilai peserta didik, baik itu kriteria maupun instrumennya.

Agar memudahkan Bapak/Ibu guru menetapkan nilai kepada siswanya, maka sangat disarankan untuk menggunakan Aplikasi Raport K13.

Aplikasi Raport K13 merupakan sebuah aplikasi yang dibuat untuk membantu mengolah nilai siswa, serta untuk pembuatan raport sebagai bentuk dari hasil belajar siswa sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Aplikasi Raport K13 sangat dibutuhkan oleh para guru Sekolah Dasar terutama disaat ujian semester dilaksanakan.


Aplikasi Raport K13 SD Revisi 2019

Aplikasi Raport K13 Sekolah Dasar
Aplikasi Raport K13 Sekolah Dasar

Aplikasi yang saya bagikan ini merupakan aplikasi raport dibuat khusus untuk guru Sekolah Dasar yang menjalankan kurikulum 2013.

Aplikasi berbasis Excel ini sudah tersedia lengkap dari SD kelas 1,2,3,4,5 dan 6 semester 1 dan 2.

Download Aplikasi Raport K13 SD Semester 1

Link download aplikasi raport yang kami bagikan diatas adalah untuk Sekolah Dasar kelas 1 – 6 semester 1.

Bagi yang ingin mengunduh yang semester 2, bisa klik tombol download warna biru dibawah.

Download Aplikasi Raport K13 SD Semester 2

Baca Juga : Cara Mengecilkan Foto Menjadi 200Kb untuk daftar CPNS


Fitur Aplikasi Raport K13

  • Mudah diakses dan digunakan
  • Tampilan sangat User Friendly
  • Tampilan aplikasi mirip dengan web berbasis Dapodik
  • Navigasi mudah dipahami
  • Gratis tanpa biaya dalam penggunaannya
  • Support dengan Office 2007 – 2016
  • Ukuran file kecil, ringan digunakan
  • Bisa langsung di cetak (print)
  • Sistem Pengolahan nilai lengkap (ulangan harian, PTS, hingga PAS)

Tampilan Menu Aplikasi

Aplikasi Raport ini memiliki tampilan menu seperti aplikasi Dapodik yang sudah sesuai dengan mekanisme penilaian kurikulum 2013 terbaru.

Menu yang terapat pada aplikasi Raport K13 SD versi terbaru adalah sebagai berikut :

  • Nama Sekolah
  • Nama Guru Kelas
  • Format KKM
  • Nilai Sikap
  • Nilai Pengetahuan
  • Nilai Keterampilan
  • Rekap Nilai
  • Absensi Siswa
  • Leger Nilai
  • Buku Induk
  • Cetak Raport

Cara Menggunakan Aplikasi Raport K13

Penggunaan aplikasi K13 untuk menentukan nilai siswa tidaklah sulit asalkan anda mengetahui alur mana yang harus diisi terlebi dahulu.

Untuk itu, kami berikan juga tutorial cara menggunakan Aplikasi Raport K13 SD dengan mudah, berikut ini :

  • Download terlebih dahulu Aplikasi Raport K13 yang sesuai dengan kelas dan semester berapa yang akan di garap
  • Setelah berhasil download, anda bisa langsung membukanya
  • Setelah terbuka, klik Enable Editing pada halaman Excel aplikasi tersebut.
Enable Edit & Content Aplikasi
Enable Edit & Content Aplikasi
  • Hal ini bertujuan agar anda bisa mengedit dan memasukkan data sesuai dengan tabel yang disediakan
  • Untuk log in silakan masukkan nama lengkap beserta gelar, isi nama sekolah lalu klik Log in
  • Setelah itu, isi menu yang ada di sebelah kiri
  • Isi sesuai dengan kebutuhan penilaian yang anda inginkan
  • Jika ada mata pelajaran dan kompetensi dasar yang ingin diganti, Anda bisa mengganti dengan cara mengedit pada kolom aplikasi secara langsung. Seperti penggunaan MS Excel pada umumnya
  • Apabila ada kolom atau baris yang lebih dan tidak terpakai bisa dihapus / Delete

Aplikasi Raport K13 SD kelas 1 – 6 yang kami bagikan diatas sudah sesuai dengan Permendikbud RI Tahun 2018.

Kompetensi dasar pada kurikulum terbaru sudah mengacu pada pembelajaran abad 21 guna menyongsong generasi 4.0.

Yakin Gak Mau Komen ?