4 Cara Mengatasi Pengelolaan Absen yang Berantakan

Cara Mengelola Absen Berantakan

HRD setiap harinya akan mengerjakan berbagai tugas administrasi. Tak hanya urusan administrasi lain, pengelolaan absensi juga sangat penting dalam perusahaan.

Walau terlihat sepele, data dari pengelolaan absensi ini akan digunakan untuk keperluan tugas HRD yang lain.

Maka dari itu, setiap HRD pasti selalu mengupayakan agar pengelolaan absensi mereka berjalan optimal.

Namun, sayangnya tidak semua HRD dapat mengoptimalkan pengelolaan absensi di perusahaan mereka.

Jika pengelolaan absensi sudah mengalami gangguan, maka tugas HRD lainnya seperti penggajian akan ikut bermasalah.

Contoh masalah dalam absensi yang cukup familiar adalah sulit erekapitulasi absensi, karyawan suka telat masuk kantor, penyimpanan yang tidak terorganisir, dan lain-lain.

Lantas, bagaimana sih cara mengatasi pengelolaan absensi yang berantakan?

Artikel ini akan mengulas beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasinya!

Berunding dengan Sesama Tim HR

Langkah pertama yang patut HRD pertimbangkan adalah merundingkan masalah apa yang dihadapi terkait pengelolaan absensi bersama dengan tim HR yang lain.

Berbagai metode bisa digunakan, mulai dari brainstorming hingga mind mapping untuk merumuskan masalah apa yang sedang dihadapi. Buatlah juga berbagai macam perencanaan untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca Juga : Download Contoh Surat Lamaran Kerja.

Tetapkan Aturan yang Jelas

Selanjutnya setelah menentukan masalah yang dihadapi dan rencana untuk mengatasinya, buatlah aturan yang jelas terkait hal tersebut.

Aturan ini akan disepakati oleh HRD dan karyawan demi kelancaran tugas masing-masing serta harmonisasi di lingkungan kerja.

Menggunakan Aplikasi Absensi Karyawan

Perkembangan teknologi kian pesat dari hari ke hari. Untuk itu, maka tidak ada salahnya jika HRD mulai melirik implementasi teknologi di pengelolaan SDM. Contohnya adalah aplikasi absensi karyawan.

Para karyawan bisa mencatatkan kehadiran mereka secara real time dan HRD bisa melihat data kehadiran karyawan yang masuk melalui aplikasi.

Karena dilakukan melalui aplikasi dan disimpan dalam database, data kehadiran ini sulit dimanipulasi oleh karyawan.

Ada banyak aplikasi absensi karyawan yang HRD bisa pilih. Contohnya adalah dari LinovHR. Aplikasi dari LinovHR ini dikenal mudah digunakan dan mempunyai fitur yang lengkap.

Jangan Sungkan Memberi Sanksi

Jika sudah menetapkan aturan, maka ada sanksi yang mengikuti aturan tersebut.

Sanksi ini sudah seharusnya berlaku untuk siapa saja di perusahaan yang melanggar aturan mengenai kehadiran setiap harinya, mulai dari karyawan biasa, manjaer, dan staff HRD itu sendiri.

Diharapkan dengan memberi sanksi yang tegas, kedisiplinan akan terbentuk dan menciptakan lingkungan kerja yang teratur.

Jika pengelolaan absensi tersistem dengan baik, maka pekerjaan HRD selanjutnya bisa lebih mudah, efektif, dan efisien. HRD pun dapat fokus dengan aspek pengelolaan SDM lain dengan analisis dan fokus lebih dalam.

Semoga ulasan singkat di atas membantu serta menambah wawasan Anda!

Tinggalkan komentar